MENYUSURI LORONG LORONG MALIOBORO

Jogya - ini ketiga kalinya Gus bolang kembali ke kota ini, kota yang terkenal dengan sebutan kota pelajar, kota istimewa dan kota para raja - raja tanah jawa, tentu saja bagiku adalah satu kebanggaan tersendiri bisa berkunjung lagi ke tempat ini apa lagi kali ini trip gus bolang bisa dibilang sitimewah  karena gue  gak kesepian lagi heheheh  trip kali ini ditemani isti tercita si neng bolang berkunjung ke kota Yogya yang istimewa.

phhoto by gemza


Hari pertama pas tiba di kota Yogya tepatnya di Stasiun Lempuyangan tujuan destinasi yang pertama kali gus bolang kunjungi adalah " MALIOBORO " maklum si pak de ketika menjemput kedatangan kita beliau mengajak kita untuk nyari makan malam di sekitar malioboro, hemmm  bukan ide buruk lah tak ada salahnya untuk dicoba, biasanya kalau masalah Malioboro itu terkesan sebagai wisata penutup pas kita ada di Jogya, karena emang malioboro adalah pusat belanja segala oleh oleh khas Jogya.





Seperti biasanya Malioboro tak pernah berubah seperti beberapa tahun yang lalu ketika pertama kali kenal dengan Malioboro, rame, penuh dengan pejalan yang mondar mandir mancari oleh oleh untuk dirumah, becak khas jogya dan delman yang pak kusirnya menggunakan pakaian adat Jawa, ya ini wajah malioboro. Pas pertama kali berkunjung di malioboro sempat kepikir " Saya harus ngajak istri foto di papan nama jalan malioboro yang terknal itu " jrenkkkk  ampun .... papan nama jln.Malioboro seakan menjadi maghnet bagi wisatawan ketimbang antre nunggu sampek garing saya batalkan aja niat foto di papan nama yang legendaris itu bagi para traveler.



angkringan dan sate ayam madura


Nyari makan niat awal kita, sepanjang jalan Malioboro emang penuh dengan kedai makanan yang menggugah selera akhirnya pilihan kita mencicipi ankringan yang lokasinya tak jauh dari Jln.malioboro karena angkringan bisa dibilang cukup ekonomis buat backpacker seperti kita dan pak de juga tidak melarang kita mencicipi kuliner di angkringa. Memang sich ekonomis dan murah kalau makan di angkringan tapi sumpah gak kerasa kita sudah abis banyak nyicipi ini itu dari ceker ayam sampek rempelo dan sate telur puyuh semua total Rp. 45.000,-  sempet bengong sich ... tapi mau gak mau yaaaaa harus bayar. 



barang kesenian khas jogya

Ngomong malioboro pastinya adalah pusat belanja di Jogya. Bohong kesana cuma lihat lihat atau nyari makanan, terbukti dari komitmen awal kita pas ke malioboro rencananya cuma makan ehhh si neng bolang ngajak jalan jalan nelusuri jalan malioboro, kiri kanan peniuh dengan wisatwan yang hulu lalang , kiri kanan banyak souvenir khas yogya dari kerajinan, batik, baju, kaos, dompet ahhhhh  semua lengkap dan akhirnya iman kita juga tergoda oleh banyaknya oleh oleh khas jogya dan mau gak mau akhirnya beli juga hehehehehe,  pokoknya bro and sis rugi banget kalau ke jogya gak mampir di malioboro selain tempatnya unik dengan bangunan bangunan kuno, plus banyak seniman yang beraksi disana di malioboro juga banyak barang barang unik tentunya harganya sangat ekonomis itung itung buat oleh oleh untuk orang di rumah.





Baca juga


Related Post